Surat Al-Ghāsyiyah (سورة الغاشية) – QS. 88

 

Surat Al-Ghāsyiyah adalah surat ke-88 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 26 ayat. Surat ini sering dibaca Rasulullah ﷺ dalam shalat Jumat, shalat Idul Fitri, Idul Adha, dan shalat Tarawih.


📜 Bacaan Arab & Latin

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."

  1. هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ
    Hal atāka ḥadīṡul-ghāsyiyah
    Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari) yang meliputi (Hari Kiamat)?

  2. وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌ
    Wujụhu yauma`iżin khāsyi‘ah
    Pada hari itu ada wajah-wajah yang tertunduk terhina,

  3. عَامِلَةٌ نَاصِبَةٌ
    ‘Āmilatun nāṣibah
    Mereka bekerja keras lagi kepayahan,

  4. تَصْلَىٰ نَارًا حَامِيَةً
    Taṣlā nāran ḥāmiyah
    Memasuki api yang sangat panas (neraka),

  5. تُسْقَىٰ مِنْ عَيْنٍ آنِيَةٍ
    Tusqā min ‘ainin āniyah
    Diberi minum dari sumber yang sangat panas.

  6. لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِنْ ضَرِيعٍ
    Laisa lahum ṭa‘āmun illā min ḍarī‘
    Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,

  7. لَا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِي مِنْ جُوعٍ
    Lā yusminu wa lā yugnī min jụ‘
    Yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.

  8. وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاعِمَةٌ
    Wujụhu yauma`iżin nā‘imah
    (Sebaliknya) pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,

  9. لِسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ
    Lisa‘yiha rāḍiyah
    Karena usahanya (di dunia) yang telah diridhai (Allah).

  10. فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٍ
    Fī jannatin ‘āliyah
    Mereka berada dalam surga yang tinggi,

  11. لَا تَسْمَعُ فِيهَا لَاغِيَةً
    Lā tasma‘u fīhā lāghiyah
    Di sana tidak ada perkataan yang sia-sia.

  12. فِيهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌ
    Fīhā ‘ainun jāriyah
    Di dalamnya ada mata air yang mengalir.

  13. فِيهَا سُرُرٌ مَرْفُوعَةٌ
    Fīhā sururum marfụ‘ah
    Di dalamnya ada dipan-dipan yang ditinggikan,

  14. وَأَكْوَابٌ مَوْضُوعَةٌ
    Wa akwābum mauḍụ‘ah
    Dan gelas-gelas yang tersedia (untuk diminum),

  15. وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌ
    Wa namāriqu maṣfụfah
    Dan bantal-bantal yang tersusun,

  16. وَزَرَابِيُّ مَبْثُوثَةٌ
    Wa zarābiyyu mabṡụṡah
    Dan permadani-permadani yang terhampar.

  17. أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ
    Afalā yanẓurụna ilal-ibili kaifa khuliqat
    Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?

  18. وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ
    Wa ilas-samā`i kaifa rufi‘at
    Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?

  19. وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ
    Wa ilal-jibāli kaifa nuṣibat
    Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan?

  20. وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
    Wa ilal-arḍi kaifa suṭiḥat
    Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan?

  21. فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنتَ مُذَكِّرٌ
    Fażakkir, innamā anta mużakkir
    Maka berilah peringatan! Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan,

  22. لَّسْتَ عَلَيْهِم بِمُصَيْطِرٍ
    Lasta ‘alaihim bimuṣaiṭir
    (Tetapi) engkau bukanlah penguasa atas mereka.

  23. إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ
    Illā man tawallā wa kafar
    Tetapi orang yang berpaling dan kafir,

  24. فَيُعَذِّبُهُ اللَّهُ الْعَذَابَ الْأَكْبَرَ
    Fa yu‘ażżibuhullāhul-‘ażābal-akbar
    Maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.

  25. إِنَّ إِلَيْنَا إِيَابَهُمْ
    Inna ilainā iyābahum
    Sesungguhnya kepada Kami mereka kembali,

  26. ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ
    Ṡumma inna ‘alainā ḥisābahum
    Kemudian, sesungguhnya Kami yang akan menghisab mereka.


📖 Keutamaan Surat Al-Ghāsyiyah

✔ Dibaca oleh Rasulullah ﷺ dalam shalat Jumat, Idul Fitri, Idul Adha, dan shalat Tarawih.
✔ Menjelaskan gambaran Hari Kiamat, kehidupan di neraka, dan nikmat surga.
✔ Menegaskan kebesaran Allah dalam menciptakan alam semesta sebagai bukti keesaan-Nya.


📌 Rekomendasi dalam Shalat Tarawih

📍 Surat Al-Ghāsyiyah bisa dibaca pada rakaat kedua, setelah membaca Surat Al-A'la di rakaat pertama.

📍 Jika dalam shalat Witir:
🔹 Rakaat 1: Al-A'la (87)
🔹 Rakaat 2: Al-Kafirun (109)
🔹 Rakaat 3: Al-Ikhlas (112), Al-Falaq (113), An-Nas (114)

Semoga bermanfaat dan Allah menerima ibadah kita. Aamiin. 🤲✨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Pokok dan Fungsi Tata Usaha Sekolah

Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Camat

Sejarah : Persatuan Islam (Persis) "Gerakan Islam Puritan di Indonesia"