Pardoks Presiden Prabowo
Paradoks Presiden Prabowo dapat dipahami sebagai ironi strategis yang muncul dari pertemuan antara latar belakang militeristik dan tuntutan tata kelola demokratis–sipil modern , terutama dalam konteks manajemen negara, pendidikan, dan pembangunan manusia . Beberapa paradoks utamanya antara lain: 1. Paradoks Ketegasan vs Partisipasi Publik Prabowo dikenal dengan gaya tegas, komando, dan berorientasi hasil . Namun, negara demokrasi menuntut partisipasi publik, dialog, dan deliberasi . Implikasi manajerial: Efisiensi keputusan tinggi Risiko rendahnya ruang kritik dan kontrol sosial Solusinya adalah manajemen hibrida : keputusan strategis cepat, pelaksanaan teknokratis, pengawasan partisipatif. 2. Paradoks Nasionalisme Kuat vs Global Interdependensi Narasi kemandirian nasional (pangan, energi, pertahanan) sangat kuat. Di sisi lain, ekonomi Indonesia terikat erat pada modal, teknologi, dan pasar global . Dalam kebijakan publik: Swasembada ≠ isolasi Nasionalisme modern harus berbasis daya ...