Produksi berorientasi Pasar (market oriented production)
Produksi berorientasi pasar (market-oriented production) adalah pendekatan manajemen produksi di mana seluruh proses perencanaan, pengembangan, dan pengendalian produksi didasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar (konsumen), bukan semata-mata pada kemampuan teknis produksi atau ketersediaan bahan baku.
Berikut penjelasan inti dan aplikasinya.
1. Esensi Konsep
Produksi berorientasi pasar berarti:
keputusan produksi dimulai dari apa yang dibutuhkan pasar
bukan dari “apa yang bisa kita buat”
tujuan utamanya adalah kepuasan pelanggan, nilai tambah, dan daya saing
Fokus utamanya:
memahami perubahan selera konsumen
menganalisis tren harga dan daya beli
merespons persaingan
menjaga kualitas sesuai ekspektasi pasar
fleksibel terhadap perubahan permintaan
2. Perbedaan dengan orientasi lain
| Orientasi | Titik awal keputusan | Fokus utama |
|---|---|---|
| Produksi | kemampuan pabrik | efisiensi & biaya rendah |
| Produk | keunggulan teknis produk | inovasi teknis |
| Penjualan | target menjual sebanyak mungkin | promosi & distribusi |
| Pasar | kebutuhan dan keinginan konsumen | kepuasan & hubungan jangka panjang |
Produksi berorientasi pasar berada pada tingkat paling adaptif terhadap konsumen.
3. Prinsip-prinsip utama
Riset pasar sebelum produksi
survei kebutuhan
analisis pesaing
segmentasi konsumen
Fleksibilitas sistem produksi
mudah menyesuaikan varian produk
Kualitas sesuai preferensi konsumen
tidak selalu paling mahal, tetapi paling “pas”
Efisiensi rantai nilai
bahan baku, proses, distribusi, layanan purna jual
Inovasi berkelanjutan
mengikuti perubahan tren pasar
Orientasi pada nilai
value for money, bukan hanya harga murah
4. Langkah Praktis Implementasi
Identifikasi segmen pasar sasaran
Analisis kebutuhan & preferensi konsumen
Rancang produk sesuai kebutuhan pasar
Tentukan kapasitas & teknologi produksi
Uji coba produk (market test)
Produksi massal secara bertahap
Evaluasi umpan balik pelanggan
Lakukan perbaikan berkelanjutan
5. Contoh Penerapan
a) Sektor pendidikan
membuka jurusan sesuai kebutuhan industri
kurikulum link and match
lulusan siap kerja sesuai permintaan pasar kerja
b) Usaha kecil & koperasi
memproduksi makanan ringan sesuai tren kesehatan
kemasan mengikuti preferensi konsumen
varian rasa berdasarkan survei sederhana
c) Teknologi pangan
produk herbal atau minuman kesehatan
klaim manfaat ilmiah yang relevan
memperhatikan standar keamanan pangan
6. Kelebihan
risiko produk tidak laku lebih kecil
kepuasan pelanggan tinggi
penjualan lebih stabil
lebih mudah berkembang dan bermitra
7. Tantangan
butuh riset pasar yang serius
biaya adaptasi produk bisa meningkat
persaingan cepat berubah
8. Ringkasan konsep
Produksi berorientasi pasar =
👉 dimulai dari kebutuhan konsumen
👉 diolah dengan ilmu manajemen produksi
👉 menghasilkan produk bernilai dan kompetitif
👉 disertai evaluasi berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar